Jumat, 04 Mei 2012

Kebudayaan yang tergerus oleh kemajuan zaman


Kebudayaan adalah cermin dari perilaku setiap negara di dunia ini. tapi dengan adanya kemajuan iptek yang melewati batas teritorial dan konstitusi apakah kebudayaan tersebut masih bisa bertahan
di zaman yang maju ini banyak kebudayaan yang cerminan dari kebiasaan dari nenek moyang yang turun temurun sudah di turunkan tergerus oleh dampak negatif kemajuan IPTEk.bahkan dengan adanya kemajuan iptek sifat orang dari generasi ke generasi cenderung
bersifat arogan,individualis,serta sifat antisosial. kebanyakan dari mereka merasa enggan untuk menjalin hubungan baik dengan tetangga ataupun keluarga terdekat. alhasil mereka otomatis kurang mengenali lingkungan sekitar nya. sebenarnya dengan adanya perumahan ataupun apartemen yang megah serta memiliki halaman luas serta pagar rumah yang menjulang tinggi

mengakibatkan kurang terciptanya lingkungan yang rukun. karena itu tidak adanya perkumpulan dari orang orang untuk tetap bisa mewariskan budayanya. normalnya orang ynag tetap memprertahnkan budaya dari nenek moyang adalah orrang yang hidup di desa atau kampung yang mayoritas memilik sikap solidaritas yang sama sama tinggi dan memiliki ketergantungan dengan tetangga yang sama tinggi juga. sehingga memiliki perasaan akan pentingnya kehidaupan yang rukun dengan kehidupan rukun antar warga akan menciptakan sikap  untuk terus mempertahan kan budaya yang telah tertanam dari dulu.

sekarang kita menghadapi pasar bebas dan banyak makanan yang berasal dari luar masuk ke indonesia sepeti soft drink dan makanan yang serba instan padahal itu merugikan kita sendiri . kita tau efek negatif dari makanan tersebut. sekarang jarang ada kue tradisional yang ada dipasaran padahal kue tradisional lah yang lebih alami dan sehat.

untuk itu mari kita bersikap aktif namun selektif dalam menghadapi kemajuan jaman ini

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar